Dolar Melemah, Pasar Kripto Menguat Tajam di Awal Rapat The Fed
Dolar Melemah, Pasar Kripto Menguat Tajam di Awal Rapat The Fed
Jakarta – Perdagangan aset kripto menunjukkan tren positif pada Rabu (28/1/2026), bertepatan dengan dimulainya hari pertama pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) Bank Sentral Amerika Serikat. Bitcoin dan Ethereum sama-sama mencatatkan penguatan, didukung oleh tekanan yang dialami Indeks Dolar AS (DXY) akibat sentimen kebijakan dari Gedung Putih.
Penguatan pasar kripto hari ini dipengaruhi oleh dua sentimen utama. Pertama, optimisme investor menjelang keputusan kebijakan moneter The Fed. Kedua, pernyataan Presiden AS Donald Trump yang dinilai tidak mempersoalkan pelemahan dolar, sehingga memicu spekulasi bahwa nilai tukar dolar masih akan berada di bawah tekanan.
Sikap tersebut dipersepsikan positif bagi aset lindung nilai, termasuk emas dan Bitcoin, yang secara historis cenderung diuntungkan ketika mata uang dolar melemah.
Bitcoin dan Ethereum Kompak Naik di Hari Pertama FOMC
Mengacu pada data perdagangan terkini, harga Bitcoin (BTC) berada di kisaran US$89.289 atau menguat sekitar 0,73% secara harian. Pergerakan ini menjaga peluang Bitcoin untuk kembali menembus area psikologis US$90.000, seiring meningkatnya aktivitas transaksi menjelang rapat bank sentral AS.
Sementara itu, Ethereum (ETH) mencatatkan kenaikan yang lebih tinggi. ETH menguat sekitar 2,62% dan diperdagangkan di level US$3.013. Keberhasilan bertahan di atas ambang US$3.000 dinilai sebagai sinyal teknikal penting yang menunjukkan mulai pulihnya minat risiko investor, menjelang pengumuman kebijakan suku bunga.
Pelaku Pasar Bertaruh The Fed Tahan Suku Bunga
Rabu ini menjadi hari pertama pembahasan kebijakan moneter oleh para pejabat The Fed dalam agenda FOMC. Meski keputusan resmi baru akan diumumkan pada hari kedua pertemuan, pelaku pasar telah lebih dulu menunjukkan sikap optimistis.
Mayoritas pelaku pasar, dengan tingkat keyakinan sekitar 96%, memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya. Ekspektasi tersebut mendorong investor melakukan akumulasi aset lebih awal dengan asumsi tidak akan ada kejutan negatif dari bank sentral.
Pernyataan Trump Tekan Dolar, Aset Alternatif Diuntungkan
Sentimen eksternal lain yang memperkuat pasar kripto berasal dari respons investor terhadap pernyataan Presiden Trump. Sikapnya yang dianggap membiarkan dolar melemah demi meningkatkan daya saing ekspor Amerika Serikat memberikan tekanan tambahan terhadap DXY.
Dalam konteks historis, pelemahan dolar sering kali berbanding terbalik dengan kinerja aset berwujud atau aset penyimpan nilai. Kondisi tersebut mendorong investor global mengalihkan dana ke instrumen alternatif seperti emas dan Bitcoin, yang pada perdagangan hari ini sama-sama mencatatkan kenaikan.
Hyperliquid Melonjak, Altcoin Bergerak Variatif
Di luar Bitcoin dan Ethereum, sejumlah altcoin menunjukkan pergerakan beragam. Hyperliquid (HYPE) menjadi sorotan dengan lonjakan harga signifikan, naik sekitar 27,63% ke level US$32,72. Kenaikan tajam ini mengindikasikan adanya dorongan fundamental serta peningkatan akumulasi volume pada aset tersebut.
Sementara itu, beberapa aset kripto utama lainnya mencatatkan penguatan moderat. Bitcoin Cash (BCH) naik sekitar 3,02%, Solana (SOL) menguat 1,95%, dan Dogecoin (DOGE) bertambah sekitar 1,91%.
Arah Pasar Selanjutnya Bergantung Hasil FOMC
Meski pergerakan harga hari ini didominasi sentimen positif, pelaku pasar memperkirakan volatilitas akan meningkat setelah rapat FOMC berakhir. Perhatian investor akan tertuju pada pernyataan Ketua The Fed untuk mencari petunjuk arah kebijakan suku bunga ke depan.
Apabila hasil rapat sesuai ekspektasi, yakni suku bunga tetap, dan tekanan terhadap dolar berlanjut, Bitcoin berpeluang menembus level US$90.000. Namun demikian, investor tetap disarankan untuk mewaspadai potensi aksi ambil untung atau fenomena sell on news jika pasar menilai kenaikan harga telah terlalu tinggi.

Posting Komentar