Samsung Ungkap Bocoran Fitur Privasi Terbaru di Galaxy S26, Ini Fungsinya

Daftar Isi

Samsung Ungkap Bocoran Fitur Privasi Terbaru di Galaxy S26, Ini Fungsinya

Samsung mulai memberikan petunjuk terkait fitur privasi terbaru yang diperkirakan akan dibenamkan pada lini ponsel flagship mereka, Galaxy S26 Series. Informasi tersebut dibagikan melalui akun Instagram resmi Samsung Indonesia dalam tiga video pendek dengan konsep visual serupa.

Dalam unggahan tersebut, Samsung menampilkan ilustrasi mata yang tengah melihat pola kata sandi, PIN, hingga percakapan pesan. Menariknya, konten layar tersebut tampak jelas dari depan, namun langsung sulit terlihat saat layar dipandang dari sudut samping atau dimiringkan.

Visualisasi fitur ini diperlihatkan dalam situasi ruang publik, seperti di dalam lift, kereta, dan bus, yang menggambarkan kebutuhan akan privasi saat menggunakan ponsel di tempat ramai.

“Kereta lagi penuh? Aman aja. Bersiap untuk dapatkan privasi yang next level,” tulis Samsung dalam salah satu caption unggahan mereka pada Rabu (28/1).

Fitur yang diperlihatkan ini diduga kuat merupakan pengembangan dari teknologi bernama Magic Flex Pixel yang dirumorkan akan hadir di Galaxy S26 Ultra. Isu mengenai fitur ini sendiri telah beredar sejak beberapa waktu lalu.

Magic Flex Pixel disebut sebagai solusi privasi bawaan perangkat yang bekerja mirip dengan pelindung layar anti-intip, namun dengan pendekatan berbeda. Teknologi ini diklaim bekerja langsung di level piksel, sehingga tampilan layar tetap tajam dari depan tanpa mengorbankan kualitas visual, namun akan redup atau buram saat dilihat dari samping.

Galaxy S26 juga dikabarkan menggunakan panel OLED M14 buatan Samsung Display. Panel ini menjanjikan peningkatan tingkat kecerahan serta efisiensi daya yang lebih baik. Teknologi serupa diketahui telah digunakan oleh Apple dan Google pada perangkat mereka.

Untuk ukuran layar, Galaxy S26 Plus dan S26 Ultra diprediksi mempertahankan dimensi yang sama seperti generasi sebelumnya, masing-masing 6,7 inci dan 6,9 inci. Sementara itu, model standar Galaxy S26 kemungkinan akan sedikit membesar menjadi 6,3 inci, naik dari 6,2 inci pada Galaxy S25.

Di sektor pengisian daya, Samsung selama ini dianggap tertinggal dari para pesaingnya. Namun, rumor terbaru menyebutkan bahwa perubahan mungkin terjadi pada Galaxy S26 Ultra. Mengutip Tom’s Guide, varian Ultra disebut-sebut akan mendukung pengisian daya cepat hingga 60W.

Selain itu, dukungan pengisian daya nirkabel Qi2 juga diperkirakan mengalami peningkatan. Tidak hanya menghadirkan kecepatan hingga 25W, Samsung kabarnya akan menambahkan sistem magnetik bawaan untuk mendukung aksesori resmi di seluruh lini Galaxy S26, bukan hanya model Ultra.

Soal baterai, Samsung juga dirumorkan akan membawa peningkatan kapasitas. Untuk Galaxy S26 Ultra, kapasitas baterai diperkirakan naik hingga setidaknya 5.400 mAh. Selain itu, Samsung disebut akan mulai mengadopsi material silikon karbon, mengikuti langkah sejumlah produsen asal China seperti OnePlus dan Honor.

Pada sektor dapur pacu, Galaxy S26 dikabarkan akan ditenagai chipset Exynos 2600. Chip ini disebut menggunakan teknologi fabrikasi 2 nanometer dengan pendekatan gate-all-around (GAA), yang diklaim sebagai yang pertama di industri.

Di sektor kamera, Galaxy S26 Ultra dirumorkan membawa tiga kamera belakang, terdiri dari kamera utama 200 MP, kamera ultrawide 50 MP, serta kamera telefoto 50 MP dengan kemampuan optical zoom 5x. Kamera depan disebut memiliki resolusi 12 MP dengan sudut pandang lebih luas.

Meski masih mengandalkan resolusi 200 MP, sensor kamera utama Galaxy S26 Ultra dikabarkan berukuran lebih besar, yakni 1/1.1 inci, dibandingkan sensor 1/1.3 inci pada Galaxy S25 Ultra.

Sudah Kantongi Sertifikasi TKDN

Di Indonesia, Galaxy S26 Series telah terdaftar dalam sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), menandakan perangkat ini semakin dekat dengan peluncuran resmi.

Berdasarkan pantauan di laman Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Samsung Indonesia telah mendaftarkan tiga perangkat dengan kode SM-S942B, SM-S947B, dan SM-S948B. Ketiganya diyakini merupakan Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra.

Ketiga model tersebut tercatat memiliki nilai TKDN sebesar 37,50 persen.

Meski demikian, hingga kini Samsung belum memberikan pengumuman resmi terkait jadwal peluncuran Galaxy S26 Series, baik untuk pasar global maupun Indonesia. Namun, perangkat ini dirumorkan akan meluncur pada Februari, sedikit lebih lambat dibandingkan generasi sebelumnya.

Posting Komentar