Prabowo Subianto Dijadwalkan Bertemu Donald Trump, Bahas Tarif Dagang dan Hadiri Board of Peace
Prabowo Subianto Dijadwalkan Bertemu Donald Trump, Bahas Tarif Dagang dan Hadiri Board of Peace
JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump hari ini. Dalam agenda tersebut, Prabowo akan menghadiri pertemuan Board of Peace (BoP) sekaligus menandatangani kerja sama terkait tarif dagang antara Indonesia dan AS.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa kunjungan Prabowo ke AS pada awalnya untuk memenuhi undangan rapat perdana Board of Peace. Namun, dalam koordinasi lanjutan kedua negara, ditambahkan agenda penandatanganan kesepakatan tarif perdagangan.
“Insyaallah akan ada penandatanganan mengenai tarif dagang dengan pemerintah AS,” ujar Prasetyo di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.
Penandatanganan Usai Rapat BoP
Sesuai jadwal, penandatanganan kerja sama tarif direncanakan berlangsung pada 19 Februari, setelah rangkaian pertemuan Board of Peace selesai. Pemerintah berharap kesepakatan ini dapat memberikan manfaat optimal bagi kepentingan ekonomi nasional.
Prasetyo menyebut, sejauh ini belum ada perubahan signifikan dari substansi pembahasan sebelumnya. Meski demikian, pemerintah tetap membuka peluang adanya perkembangan baru dalam pertemuan langsung antara kedua kepala negara.
“Harapan kita tentu mendapatkan angka yang lebih baik, tetapi semuanya bergantung pada proses negosiasi,” katanya.
Tiba di Washington DC
Prabowo telah tiba di Amerika Serikat untuk menjalani rangkaian agenda tersebut. Pesawat kepresidenan Garuda Indonesia-1 yang membawa rombongan mendarat di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, pada Selasa (17/2) pukul 11.55 waktu setempat.
Setibanya di lokasi, Prabowo disambut oleh Duta Besar RI untuk AS Dwisuryo Indroyono Soesilo, Atase Pertahanan RI di Washington Marsma TNI E. Wisoko Aribowo, serta Maintenance Group Commander Kolonel Gary Charland.
Pertemuan Prabowo dan Trump diperkirakan akan menitikberatkan pada penguatan kerja sama ekonomi, khususnya dalam perundingan tarif perdagangan yang menjadi perhatian utama kedua negara.

Posting Komentar