Taliban Serang Balik Pakistan di Perbatasan

Daftar Isi

Taliban Serang Balik Pakistan di Perbatasan

Otoritas Taliban di Afghanistan melancarkan serangan balasan terhadap posisi militer Pakistan di sepanjang perbatasan kedua negara pada Kamis (26/2/2026). Aksi ini disebut sebagai respons atas serangan udara yang sebelumnya dilakukan Pakistan di wilayah timur Afghanistan.

Menurut pernyataan resmi otoritas setempat yang dikutip Al Jazeera, bentrokan besar terjadi di provinsi Nangarhar dan Paktia. Pertempuran dilaporkan berlangsung sengit sejak malam hari.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, menyebut operasi tersebut sebagai ofensif skala besar yang menyasar instalasi militer Pakistan di sepanjang Garis Durand—perbatasan yang selama ini menjadi titik panas konflik kedua negara.

Taliban mengklaim berhasil menewaskan 10 tentara Pakistan dan merebut 13 pos militer dalam serangan tersebut. Namun klaim ini langsung dibantah oleh otoritas Islamabad.

Pakistan Bantah Pos Direbut

Pemerintah Pakistan melalui pernyataan resmi menyatakan telah memberikan respons keras terhadap serangan tersebut. Pihak Islamabad mengklaim pasukannya tetap menguasai seluruh pos perbatasan dan justru menimbulkan kerugian besar di pihak Afghanistan.

Juru bicara Perdana Menteri Pakistan, Mosharraf Zaidi, menegaskan tidak ada pos terdepan Pakistan yang direbut atau dihancurkan.

Ketegangan ini memperpanjang konflik lintas batas yang sudah lama membara antara kedua negara, terutama terkait aktivitas kelompok militan.

Faktor TTP dan Risiko Eskalasi

Analis dari Armed Conflict Location & Event Data (ACLED), Pearl Pandya, menilai eskalasi dipicu oleh lemahnya kontrol perbatasan serta keberadaan kelompok Tehrik-e Taliban Pakistan (TTP).

Pakistan selama ini menuduh Taliban Afghanistan memberi ruang bagi TTP untuk beroperasi dari wilayah Afghanistan. Di sisi lain, Taliban dinilai enggan bertindak keras terhadap TTP karena faktor kedekatan ideologis dan risiko pembelotan ke kelompok lain seperti ISIS-K.

Pandya memperingatkan bahwa tanpa langkah konkret dari Kabul untuk menekan TTP, eskalasi lanjutan di perbatasan hampir tak terhindarkan.

Apakah Akan Terjadi Perang Terbuka?

Meski retorika dan bentrokan meningkat, situasi saat ini masih berada dalam kategori konflik perbatasan terbatas, bukan perang terbuka antarnegara. Namun, mengingat Pakistan merupakan negara bersenjata nuklir dan kawasan tersebut sarat kelompok bersenjata non-negara, risiko salah kalkulasi tetap tinggi.

Perkembangan selanjutnya akan sangat bergantung pada:

  • Intensitas balasan militer kedua pihak
  • Upaya diplomasi atau mediasi regional
  • Sikap Taliban terhadap aktivitas TTP

Untuk saat ini, situasi masih sangat cair dan berpotensi berubah cepat tergantung dinamika di lapangan. 

Posting Komentar