Wamenpar Soroti Kasus Hilangnya 7 Koper Turis Thailand di Bromo
Wamenpar Soroti Kasus Hilangnya 7 Koper Turis Thailand di Bromo
JAKARTA – Kasus pencurian yang menimpa wisatawan asal Thailand saat berlibur di kawasan Gunung Bromo mendapat perhatian dari Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa. Ia menyampaikan keprihatinan sekaligus empati atas peristiwa tersebut.
Insiden itu terjadi ketika rombongan turis Thailand memarkirkan kendaraan mereka di pendopo Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Mobil dalam kondisi terkunci, namun saat para wisatawan kembali, isi kendaraan sudah dalam keadaan berantakan.
Menurut agen perjalanan rombongan, Jhonni, awalnya koper-koper tersusun rapi di dalam mobil. Namun ketika dicek kembali, tujuh koper dilaporkan hilang.
“Begitu dibuka, kondisi sudah acak-acakan. Setelah diperiksa, tujuh koper tidak ada,” ujarnya.
Menanggapi kejadian tersebut, Ni Luh Puspa menilai kasus ini tidak hanya berdampak pada korban secara pribadi, tetapi juga berpotensi memengaruhi reputasi destinasi wisata Indonesia, khususnya Bromo yang selama ini menjadi salah satu ikon pariwisata nasional.
Ia menegaskan pentingnya aspek keamanan dan keselamatan di setiap destinasi wisata. Kementerian Pariwisata, kata dia, telah menyiapkan modul keselamatan dan keamanan sebagai panduan bagi pengelola destinasi serta pelaku industri pariwisata agar dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi pengunjung.
Selain itu, pihaknya terus menjalin koordinasi dengan aparat keamanan serta pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan, baik di kawasan Bromo maupun destinasi wisata lainnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang dan menjaga kepercayaan wisatawan mancanegara terhadap pariwisata Indonesia.

Posting Komentar