21 Perkembangan Terbaru Konflik Iran: Trump Prediksi Perang Lebih Lama, Selat Hormuz Ditutup

Daftar Isi

21 Perkembangan Terbaru Konflik Iran: Trump Prediksi Perang Lebih Lama, Selat Hormuz Ditutup

JAKARTA – Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran yang turut melibatkan Israel kian memanas. Eskalasi serangan dalam beberapa hari terakhir memicu ketegangan besar di kawasan Timur Tengah serta mengguncang pasar energi dan logam mulia global.

Berikut rangkuman 21 perkembangan terbaru per Selasa (3/3/2026):

1. AS Klaim Serang 1.250 Target

Militer AS menyatakan telah menggempur lebih dari 1.250 sasaran strategis di Iran dalam 48 jam pertama. Target disebut mencakup pusat komando, fasilitas rudal balistik, armada laut, hingga sistem pertahanan pesisir. Pernyataan ini disampaikan oleh United States Central Command (CENTCOM).

2. Trump: Konflik Bisa Lebih dari Sebulan

Presiden Donald Trump menyebut operasi militer berpotensi berlangsung lebih lama dari proyeksi awal empat hingga lima minggu. Ia menegaskan empat tujuan utama operasi “Epic Fury”: melumpuhkan kemampuan rudal Iran, menghancurkan kekuatan lautnya, mencegah kepemilikan senjata nuklir, serta menghentikan dukungan terhadap kelompok bersenjata di luar negeri.

3. Opsi Pasukan Darat Terbuka

Trump tidak menutup kemungkinan pengerahan pasukan darat. Ia menyatakan keputusan tersebut akan disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan.

4. Korban Militer AS Bertambah

Jumlah tentara AS yang tewas dilaporkan meningkat menjadi enam orang setelah dua personel yang sebelumnya hilang ditemukan.

5. Bandara Dubai Mulai Beroperasi Terbatas

Dubai kembali membuka penerbangan secara terbatas setelah sempat menghentikan operasional akibat situasi keamanan. Sejumlah negara Eropa menyiapkan evakuasi warganya dari kawasan terdampak.

6. Ratusan Warga Iran Tewas

Otoritas kemanusiaan Iran melaporkan 555 orang meninggal dunia di lebih dari 130 kota akibat serangan gabungan AS dan Israel.

7. Harga Gas Eropa Melonjak

Gangguan produksi LNG di kawasan Teluk mendorong lonjakan harga gas alam Eropa lebih dari 50%. Pasar global turut bergejolak, sementara indeks saham utama AS sempat melemah.

8. Ancaman Garda Revolusi

Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengeluarkan pernyataan keras, menyebut kepentingan AS tidak lagi aman di mana pun.

9. Iran Klaim Serang 500 Target

Teheran mengaku menyerang 500 sasaran yang terkait AS dan Israel, termasuk fasilitas pemerintahan dan keamanan. Serangan dilakukan menggunakan ratusan rudal dan drone.

10. Lebih dari 700 Drone Diluncurkan

IRGC menyatakan telah meluncurkan lebih dari 700 drone serta ratusan rudal sejak awal konflik.

11. Israel Serang Teheran

Militer Israel mengonfirmasi serangan terhadap pusat intelijen dan komando di ibu kota Iran, Teheran.

12. Fasilitas Nuklir Natanz Disasar

Iran menuduh fasilitas nuklir Natanz Nuclear Facility menjadi target. Namun pejabat badan nuklir PBB menyatakan belum ada bukti kerusakan signifikan.

13. Negara Teluk Ikut Terdampak

Serangan juga terjadi di beberapa negara Teluk yang memiliki pangkalan militer AS, termasuk fasilitas energi di Qatar dan UEA. Insiden serangan terhadap kapal dilaporkan di perairan Oman dan Bahrain.

14. Hizbullah Terlibat

Kelompok Hezbollah ikut melancarkan serangan ke Israel. Ketegangan ini memicu gelombang pengungsian di Lebanon selatan.

15. Komandan Jihad Islam Palestina Tewas

Sayap bersenjata Palestinian Islamic Jihad mengonfirmasi salah satu komandannya tewas akibat serangan Israel di Beirut.

16. Ketegangan AS–Inggris

Trump sempat mengkritik Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, terkait penggunaan pangkalan militer Inggris, meski akhirnya diizinkan untuk operasi defensif.

17. Drone Hantam Pangkalan Inggris di Siprus

Sebuah drone dilaporkan menghantam pangkalan RAF Akrotiri di Siprus, sementara dua lainnya berhasil dicegat.

18. Demo di Irak

Aksi unjuk rasa terjadi di Baghdad, termasuk di sekitar Kedutaan Besar AS, memprotes serangan terhadap Iran.

19. Maskapai Minta Perlindungan Sipil

International Air Transport Association (IATA) mendesak semua pihak menghormati keselamatan penerbangan sipil di tengah konflik.

20. Harga Emas Melonjak Tajam

Harga emas dunia sempat menembus US$5.400 per troy ounce sebelum stabil. Investor memburu aset lindung nilai di tengah ketidakpastian geopolitik.

21. Iran Tutup Selat Hormuz

Iran secara resmi menutup Selat Hormuz dan mengancam akan menyerang kapal yang melintas. Jalur ini dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia dan seperempat perdagangan gas global, sehingga penutupan berpotensi memicu lonjakan harga energi internasional.

Eskalasi yang terus meningkat ini menempatkan kawasan Timur Tengah dalam risiko instabilitas yang lebih luas, dengan dampak signifikan terhadap keamanan global dan ekonomi dunia. 

Posting Komentar