Anggota DPR Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace (BoP)

Daftar Isi

Anggota DPR Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace (BoP)

Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, mendesak pemerintah Indonesia untuk keluar dari Board of Peace (BoP) yang diinisiasi oleh Presiden AS, Donald Trump. Desakan ini muncul setelah invasi Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Alasan Desakan Keluar dari BoP

  1. Dinilai Bertentangan dengan Politik Bebas Aktif
    Hasanuddin menilai keikutsertaan Indonesia dalam BoP tidak sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang menjadi amanat konstitusi.
    Menurutnya, Indonesia tidak bisa menjadi bagian dari organisasi yang dianggap membiarkan agresi militer terhadap negara lain, dalam hal ini Iran.

  2. Menjaga Konsistensi Sikap Indonesia
    Ia menegaskan bahwa keluar dari BoP bukan berarti Indonesia meninggalkan komitmen terhadap perdamaian dunia.
    Justru langkah itu dinilai bisa mengembalikan posisi Indonesia sebagai negara yang independen dan konsisten membela kedaulatan bangsa lain.

  3. Kekhawatiran Soal Persepsi Internasional
    Tetap berada di BoP dikhawatirkan menimbulkan kesan bahwa Indonesia berpihak pada AS dan Israel.
    Hal ini dinilai bisa merusak citra Indonesia, termasuk di mata rakyat Palestina.

  4. Risiko Geopolitik dan Keamanan
    Indonesia dinilai berisiko terseret lebih jauh dalam pusaran konflik Timur Tengah.
    Selain itu, mobilisasi pasukan TNI dalam misi ISF BoP disebut berpotensi mendapat penolakan.

  5. Pertimbangan Anggaran Negara
    Dalam kondisi fiskal yang tertekan akibat ketidakpastian global pasca konflik, partisipasi TNI dalam misi tersebut dinilai membebani anggaran negara untuk tujuan yang masih spekulatif.

Konteks Konflik

Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah serangan awal Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang menargetkan fasilitas militer dan strategis. Konflik ini memicu respons dari berbagai pihak, termasuk dinamika politik di Indonesia.

Presiden RI, Prabowo Subianto, sebelumnya terlihat menghadiri KTT perdana Board of Peace di Washington DC bersama sejumlah pemimpin dunia.

Posting Komentar