Iran Tuduh Amerika Serikat dan Israel Palsukan Drone untuk Serang Negara Arab
Iran Tuduh Amerika Serikat dan Israel Palsukan Drone untuk Serang Negara Arab
Pemerintah Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel menggunakan strategi terselubung dengan meniru teknologi drone Iran untuk menyerang sejumlah negara di kawasan Arab.
Tuduhan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Ia menyebut Washington telah mengembangkan drone yang menyerupai model milik Iran, khususnya seri Shahed.
Drone Mirip Shahed Diduga Digunakan dalam Serangan
Menurut Araghchi, drone yang diduga dikembangkan oleh AS tersebut memiliki desain yang hampir identik dengan drone Shahed milik Iran. Drone tersebut bahkan disebut menggunakan nama Lucas.
Ia mengungkapkan bahwa perangkat tersebut diduga dipakai untuk melakukan serangan terhadap target di sejumlah negara Arab.
Iran menilai langkah ini sebagai upaya untuk menimbulkan kesalahpahaman dan merusak hubungan diplomatik Iran dengan negara-negara tetangganya di Timur Tengah.
Diduga Upaya Adu Domba Kawasan
Araghchi menegaskan pihaknya sedang meneliti lebih lanjut informasi tersebut. Namun ia menduga serangan yang menargetkan fasilitas sipil bisa saja dirancang untuk memperburuk hubungan Iran dengan negara-negara Arab.
Pernyataan serupa juga datang dari pejabat Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), Ebrahim Zolfaghari.
Ia menilai terdapat konspirasi untuk menjatuhkan citra Iran dengan menyalahkan negara tersebut atas berbagai serangan di kawasan Timur Tengah.
Negara Arab Ikut Terdampak Konflik
Sejumlah negara Arab seperti Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Bahrain disebut ikut terkena dampak dari meningkatnya ketegangan konflik antara Iran dan blok Amerika-Israel.
Terbaru, serangan drone dilaporkan terjadi di Bandara Internasional Dubai pada Senin pagi. Hingga kini belum diketahui secara pasti pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Konflik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah membuat sejumlah negara khawatir akan meluasnya eskalasi perang dan meningkatnya ketegangan geopolitik di wilayah tersebut.

Posting Komentar