Prabowo Subianto: Biaya Haji 2026 Turun Meski Harga Avtur Naik

Daftar Isi

Prabowo Subianto: Biaya Haji 2026 Turun Meski Harga Avtur Naik

Pemerintah memastikan biaya ibadah haji tahun 2026 mengalami penurunan, meskipun harga bahan bakar pesawat (avtur) mengalami kenaikan. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meringankan beban masyarakat.

Biaya Haji Lebih Murah dari Tahun Sebelumnya

Dalam keterangannya, Prabowo menjelaskan bahwa biaya haji tahun 2026 turun sekitar Rp2 juta dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 disepakati sebesar Rp87,4 juta per jemaah. Angka ini lebih rendah dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp89,4 juta.

Pemerintah Tekan Biaya di Tengah Kenaikan Avtur

Menariknya, penurunan biaya ini dilakukan di tengah kenaikan harga avtur yang biasanya berdampak langsung pada ongkos perjalanan haji. Namun, pemerintah tetap berupaya mengefisienkan berbagai komponen biaya agar jemaah tetap mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

Dengan langkah ini, pemerintah ingin memastikan pelayanan tetap optimal tanpa membebani masyarakat.

Antrean Haji Diharapkan Lebih Singkat

Selain menurunkan biaya, pemerintah juga fokus mempercepat waktu tunggu keberangkatan haji.

Prabowo mengungkapkan bahwa masa antrean yang sebelumnya bisa mencapai puluhan tahun kini mulai dipangkas. Mulai 2026, waktu tunggu terpanjang diperkirakan sekitar 26 tahun, dan pemerintah masih berupaya mempersingkatnya lagi.

Rencana Kampung Haji dan Terminal Khusus

Di sisi lain, Indonesia juga mencatat kemajuan penting dalam penyelenggaraan haji. Pemerintah telah memperoleh lahan di Makkah untuk pembangunan kawasan khusus jemaah Indonesia atau “kampung haji”.

Tak hanya itu, Prabowo juga mengajukan rencana pembangunan terminal khusus haji kepada Arab Saudi. Jika terealisasi, fasilitas ini akan mempercepat proses kedatangan dan kepulangan jemaah Indonesia.

Posting Komentar